Isnin, Ogos 17, 2009

KAMAR SEPI YANG INDAH

Rona-rona konkrit itu
membatasi pandanganku
dari dalam kamar sepi yang indah
keluar laman api yang bingit
aku menjenguk
dari celahan pagar besi
menonton episod kehidupan
ibarat bungkam dalam sekam
yang tidak bertepi.

Kamar sepi yang indah
menemani aku
mencuci nanah berliku
membalut luka terhiris
dan mengupas kering
kudis yang bertamu di hati
sekian lama kembara
kekal tidak bersempadan.

Lebih sedekad
aku penghuni yang setia
kekal bersamanya
dalam kamar sepi yang indah.


17 Ogos 2009
2.00ptg

Tiada ulasan: